Nyonya Meneer dikenal sebagai produsen jamu terbesar di
Indonesia. Merek jamu tertua di Indonesia yang didirikan sejak 1919 ini
mengembangkan Meneer Shop sebagai gerai jamu modern yang convenience.
Tahun ini mulai difranchisekan. Seperti apa?Siapa yang
tidak kenal dengan merek jamu Jamu Cap Potret Nyonya Meneer. Jamu ini
merupakan merek tertua di Indonesia yang sudah berdiri sejak zaman
belanda, yaitu pada 1919 di Semarang. Maka tidak heran jika hampir semua
varian jamu dan obat herbal banyak diproduksi oleh PT Nyonya Meneer.
Sebut saja minyak telon, minyak bayi ini pertama kali diperkenalkan
Nyonya Meneer. Kini beberapa produk Nyonya Meneer sudah ekspor ke
beberapa negara diantaranya Malaysia, Singapura, Belanda, Arab Saudi,
Australia, Taiwan dan Amerika Serikat.
Untuk mengangkat jamu ke
level atas, khususnya kaum muda dan kalangan urban, pada Januari 2010
lalu Nyonya Meneer di bawah PT Meneer Mitra Abadi mendirikan toko jamu
modern dengan nama Meneer Shop. “Kita ingin mengangkat jamu dari pasar
tradisional ke supermarket. Sehingg para customer yang ingin minum jamu
bisa menikmati tempat yang nyaman, bersih dan banyak pilihan. Dengan
adanya Meneer Shop, kita berharap masyarakat luas, terutama kaum muda
mulai menyukai jamu,” ujar Hendra Wijaya, Franchise Manager Meneer Shop.
Gerai pertama Meneer Shop terletak di Jl. Raya Raden Inten no 175 D,
Duren Sawit. Meneer Shop menawarkan berbagai varian jamu dan obat-obatan
herbal. Produk jamu andalannya antara lain Amurat (asam urat), Serbat
Jahe, jamu habis bersalin, Galian Singset, Sehat Pria, Singkir Angin,
Tresna Asih, hingga jamu impor seperti Langsinger, Liuvneerm Toxineer,
dan Teh Nyonya Meneer. “Sekitar 200 hingga 400 item jamu merek Nyonya
Meneer kita jual di Meneer Shop. Tidak hanya itu saja, jamu-jamu merek
lain sebagai pelengkap pun ada disini,” beber Hendra.
Hendra
mengungkapkan, Meneer Shop merupakan gerai jamu modern pertama di
Indonesia. Sebelumnya, tidak ada yang menjual jamu dengan cara ritel
modern seperti Meneer Shop. Dengan adanya konsep seperti ini para
customer yang suka minum jamu pun bisa berlama-lama nongkrong di dalam
gerai sambil konsultasi dengan ahli herbalis yang disediakan oleh Meneer
Shop. “Kita sediakan seorang herbalis yang ahli tentang obat-obatan
alamiah untuk berkonsultasi dengan pengunjung,” tuturnya.
Dikatakan
Hendra, selama ini Meneer Shop belum begitu agresif melakukan promosi
dan kegiatan marketing. Meneer Shop dikenal masyarakat karena promosi
word of mouth, dan menyediakan delivery order bagi pelanggan yang
memesan jamu diatas Rp 100 ribu.

Namun
demikian, Meneer Shop sudah cukup dikenal untuk wilayah Jakarta Timur.
Paling tidak setiap hari selalu saja ada pengunjung yang mampir sekedar
minum jamu di gerai Meneer Shop. Maka, kinerja gerai pertama Meneer Shop
pun sudah bisa dibilang cukup mengesankan. Pasalnya, selama satu tahun
beroperasi, setiap bulannya Meneer Shop mampu membukukan omset sekitar
Rp 30 hingga Rp 40 juta perbulan.
Tawarkan peluang kemitraanPotensi
bisnis jamu di Indonesia masih sangat besar. Hampir semua orang
Indonesia, khususnya yang berusia dewasa hingga manula menyukai jamu.
Minum jamu pun sudah menjadi budaya masyarakat Indonesia. Apalagi
belakangan ini masyarakat sudah semakin sadar bahaya obat modern yang
mengandung bahan kimia. Dengan demikan, minum jamu pun menjadi
alternatif bagi yang ingin tetap sehat, karena tidak mengandung efek
samping.
Meskipun begitu, tidak semua orang menyukai jamu,
khususnya anak muda. Apalagi gerai jamu yang ada sekarang tidak begitu
nyaman dan kurang familiar untuk dijadikan tempat nongkrong yang bersih
dan modern. Maka, Meneer Shop sebagai gerai ritel modern yang
convinience hadir memberikan tempat dan pelayanan alternatif bagi
masyarakat yang ingin minum jamu. “Jamu kan umumnya dikenal pahit, tapi
digerai Meneer Shop jamu kita buat racikannya sehingga tidak terasa
pahit, namun enak diminum dengan campuran madu dan bahan-bahan yang
menambah khasiat jamu,” ujar Hendra.

Melihat
tarikan gerai pertama Meneer Shop yang mampu beroperasi dengan kinerja
baik, maka pada tahun ini Meneer Shop membuka peluang usaha kemitraan.
“Mitra pertama kita baru saja launching bulan Februari lalu di Cilegon.
Itu merupakan gerai kedua sekaligus mitra bisnis pertama kita,” ucap
Hendara.
Dengan adanya peluang kemitraan ini, ujar Hendra,
diharapakan masyarakat bisa memiliki kesempatan untuk membuka bisnis
jamu secara modern. Dengan begitu, sesuai dengan visi perusahaan Nyonya
Meneer, yaitu menjadikan jamu sebagai obat alternatif dan
memasyarakatkan jamu agar lebih luas lagi dikonsumsi orang Indonesia.
“Karena Owner Nyonya Meneer kan ketua Asosiasi Jamu Indonesia yang
sedang giat mengkampanyekan minum jamu,” terangnya.
Investasi
peluang usaha yang ditawarkan Meneer Shop terbilang murah. Untuk
memiliki gerai Meneer Shop dibutuhkan dana invetasi sekitar 140 juta.
Modal tersebut sudah termasuk deposit dan produk jamu sekitar Rp 30
juta, biaya kemitraan sebesar Rp 30 juta. Dengan besaran investasi
tersebuat diperkirakan sang mitra bisnis mencapai BEP kurang lebih 1
tahun. “Sekedar informasi, bagi yang mengambil 5 gerai pertama tahun ini
kami gratiskan franchise feenya,” ungkap Hendra.